Ayo Bangun Sepakbola Indonesia

Mencari tahu apa yang salah dengan Sepakbola Indonesia …..

1.                      masalah infrastruktur.

 Lapangan sepakbola yang ada di sini sangat buruk. Bahkan untuk lapangan sepakbola standard saja sudah tidak ada atau hampir habis di tiap daerah, Dan beberapa lapangan yang bisa disewa dengan harga mahal. Dua hal inilah penyebab pembinaan usia muda tidak berkembang.

 

2.                    Organisasi sepakbola di setiap daerah

Mulai dari Tingkat Kelurahan/Desa untuk membina usia muda. Di sini adalah tugas PSSI untuk menangani sepakbola Indonesia,di mulai dari SSB dahulu, bukan langsung Klub Besar, hampir semua Negara bertanggung jawab dari ssb usia 8 Tahun.

 

3.                    PSSI dan Pemerintah bekerja sama

Bekerjasa untuk membangun infrastruktur, Lapangan, juga bersinergi untuk mengadakan tournament, festival, liga yang berjenjang dan berkelanjutan sampai U 19 sebelum di kontrak Klub. Pemerintah & PSSI saling Membutuhkan.

4.                    Kesalahan Visi dari awal.

Kesalahan Terbesar sepakbola usia muda terletak pada visi yang selama ini telah tertanam, yaitu menyebut bahwa kemenangan adalah segala-segalanya. Lihat Puluhan ribu foto di media social dengan bangga membawa piala, tapi langkah selanjutnya mau kemana?? masa di depannya belum jelas. Saran : Harus revolusi Visi dahulu di semua SSB & Hampir 90% Pelatih yang salah pada Visi di awal.

 

5.                 Proses jauh lebih penting.

Proses dari SSB Golden Age 6 th (umur emas) s/d U15 dan seterusnya harus di bina dan di dampingi oleh pemerintah dan PSSI, Akibatnya salah proses banyak yang salah dalam memilih pemain sehingga melupakan potensi atau aspek pemain itu sendiri ke depannya. "Karena mau juara, kita hanya pilih pemain yang bagus hari ini. Tapi kita melupakan aspek-aspek lain, yaitu talenta dan potensi. Kita lebih memilih pemain besar, cepat dan kuat. Tapi tidak memikirkan ke depannya.

 

6.                   Overtraining / Latihan Berlebih.

Usia muda para pemain harus mendapatkan porsi latihan yang sesuai dengan umurnya. tata kelola organisasi. Dalam hal ini, peran serta dari pengcab, asprov, SSB dan diknas dinilai masih tumpang tindih. Akibatnya tidak ada kontuinitas pembinaan usia muda yang berjenjang. Saran : Semua Pelatih,Pengcab,Asprov,SSB harus tahu, Harus Punya FIFA Manual Guide versi Bahasa Indonesia, Karena sepakbola Indonesia banyak melewati Proses Seharusnya.

 

7.                   Tata kelola kompetisi

Tata Kompetisi Indonesia yang hanya selalu bermuara pada juara Indonesia. Efeknya, memerlukan biaya yang besar, sementara ferkuensi pertandingan hanya sedikit. Seharusnya  Lebih di perbanyak kegiatan Kompetisi atau Turnament di usia 13-15-17 karena sangat jarang di tingkat propinsi. Hanya Banyak usia 8 s/d 12 th itu hanya untuk keuntungan organizer/ perorangan semata.

 

8.          Lembaga Training/Diklat yang sedikit.

Di mana aturan FIFA untuk diklat latihan di buat sebanyak mungkin tiap daerah dan di bantu pemda setempat Setingkat kabupaten harus sudah memiliki Diklat, minimum ada 2 Diklat dalam 1 Propinsi, seleksi Alam di daerah yang akan Menemukan Bibit Pemain Terbaik untuk Team Nasional untuk di dunia Internasional.

 

9.            Budaya uang Sogok

Rusaknya sepakbola Indonesia di awali dari hal sepele, budaya uang rokok, Uang sogok ke pelatih atau Pembina sepakbola, ke pengcab/organisasi yang sudah mendarah daging yang tidak akan membuat maju sepakbola Indonesia sampai kapanpun, proses pembinaan jauh lebih penting dari sekadar juara.

 

10.           Pengembangan Grassroot

Grassroot harus off-field dan on-field (di luar dan di dalam lapangan). Ini tak cuma bicara tentang teknik, tapi juga pemasaran, keuangan, dan lain-lain. Banyak Pelatih sebutkan tentang Grassroot tapi tidak tahu arti, makna dan tujuan dari Grassroot tsb, teknik, Pemasaran, Keuangan,Sponsor Tidak mungkin cuma membahas salah satu saja,  itu harus jalan Bersamaan karena saling membutuhkan.

 

11.              Masalah geografi.

yang mana Indonesia merupakan negara kepulauan dengan garis pantai lebih dari 5 ribu kilometer menjadi rintangan. Masalah geografi sekali lagi menjadi relevan dalam pengembangan usia dini. Di Indonesia karena negara sangat luas tiap Tahun dapat di adakan seleksi untuk diklat dari tiap propinsi di buat diklat nasional per Pulau ( Sumatera, Jawa&bali,nTB, Kalimantan, Sulawesi , Ambon & Papua ) contoh Diklat Sumatera=Medan, Diklat Jawabali= Surabaya dst.

12.               Kerja sama dengan UEFA

dipandang akan bermanfaat bagi sepakbola Indonesia. Salah satunya bagaimana cara mengelola klub yang baik dan benar. Hal itu disebabkan selama ini banyak klub yang yang salah kelola sehingga para pemain telat mendapatkan gaji. Belum lagi ada kasus meninggalnya pemain asing atau pemain yang terpaksa berjualan jus akibat enam bulan tak digaji hingga akhirnya dideportasi.

13.              Kesalahan naturalisasi

pemain keturunan Indonesia yang tinggal di luar negeri adalah kesalahan besar, seharusnya lebih memfokuskan kepada pembinaan usia dini. Naturalisasi tidak tepat karena itu bersifat instan,"

14.              Sport science.

Sepak bola sport Science merupakan pendidikan sepakbola secara elementer/Dasar, masih banyak pemain bahkan sekelas Klub besar sering melakukan kesalahan dasar seperti passing, shooting dan crossing di pertandingan penting. Karena dari awal latihan di usia dini sudah banyak kesalahan tanpa ada koreksi dari pelatih yang kurang pula pengalaman.

15.                  Football / Soccer Statistic.

Hampir semua negara yang maju di sepakbola menggunakan teknologi statistic, mulai dari dasar, bahkan di tiap pertandingan para assisten pelatih 1-2 orang sudah melihat dengan tab atau manual dengan statisctic data sheet, menghitung kesempatan/peluang gol, kesalahan pemain, kesalahan umpan, kehilangan bola dll, dan tahu kapan pemain yang harus segera di ganti. bahkan saat ini sudah dengan teknologi komputer dapat mengetahui tingkat kelelahan tiap pemain. 

 

 

 

Mari kita bangun sepakbola Indonesia untuk lebih baik…lagi.

 

Admin.

@sultan_anang

IG : busbuspariwisata

adv.

www.kopiterbaik.com